Nebula berasal dari kata latin yang artinya awan, dibilang awan karena Nebula terlihat seperti awan antar-bintang (interstellar cloud) yang terdiri dari debu dan gas, yang terdapat di Galaxi. Nebula adalah kerangka debu dan gas yang dilepaskan bintang saat ia akan mengakhiri hidupnya sehingga tampak di sekitar bintang yang ukurannya sebanding atau lebih kecil dari Matahari.
Astrofisika dari Nebula
Daerah H II adalah tempat kelahiran bintang-bintang. Mereka terbentuk ketika awan molekul yang sangat luas runtuh di bawah gaya gravitasinya sendiri, yang disebabkan oleh pengaruh ledakan supernova yang ada di dekatnya. Awan runtuh dan terfragmentasi membentuk hingga ratusan bintang baru. Bintang yang baru saja terbentuk mengionisasi gas yang ada di sekitarnya menciptakan nebula emisi.
Nebula yang lain terbentuk oleh kematian bintang. Sebuah bintang yang sedang mengalami transisi ke tahap katai putih menghembuskan bagian terluarnya untuk membentuk planetary nebula. Nova dan supernova dapat juga menciptakan nebula yang dikenal sebagai nova remnant dan supernova remnant.
- Hipotesis Nebula
Macam-macam Nebula
Di
alam raya terdapat sejumlah Nebula yang telah berhasil ditemukan oleh
para Astronom. Jumlah besaran awan dan bentuk dari Nebula memberikan
nama-nama yang unik bagi sebagian Nebula, yang paling terkenal adalah Cat Eye Nebula atau Nebula Mata Kucing (NGC
6543) sebuah nebula yang terletak di area rasi bintang Draco. Struktur
dari nebula ini merupakan yang paling kompleks yang pernah diketahui.
Nebula ini ditemukan oleh William Herschel pada tanggal 15 Februari
1786.
Demikian juga dengan Helix Nebula atau Eyes Of God Nebula.
Para ilmuwan menyebut gambar bintang yang berhasil ditangkap oleh
sebuah teleskop raksasa di pegunungan Chili ini Mata Tuhan. Mata Tuhan
atau dikenal juga dengan sebutan Helix Nebula memandang bumi jauh dari
ruang angkasa atau mencapai sekitar 700 tahun cahaya.
Helix
Nebula terletak pada konstelasi Aquarius dan dapat diamati oleh
astronom amatir menggunakan teleskop biasa walaupun tampak redup
gambarnya. Menempati sebuah wilayah di langit dengan ukurannya yang
mencapai separuh dari bulan purnama, Helix Nebula berukuran sangat besar
sehingga dibutuhkan pantulan cahaya dua setengah tahun untuk
mengitarinya.
Selain kedua Nebula tersebut,ada beberapa nebula lain,yaitu :
1. Cat’s Eye Nebula (Nebula Mata Kucing).
2. Horse Head Nebula (Nebula Kepala Kuda).
3. Crab Nebula (Nebula Kepiting).
\
4. Ant Nebula (Nebula Semut).
5. Eagle Nebula (Nebula Elang).
6. Tarantula Nebula (Nebula Kalajengking).
7. Orion Nebula (Nebula Orion).
8. Eskimo Nebula (Nebula Eskimo).
9. Rosette Nebula (Nebula Bunga Mawar).
10. Red Square Nebula (Nebula Empat Persegi Merah).
11. Ring Nebula (Nebula Cincin) se-tipe dengan Eyes Of God Nebula.
12. Barnard’s Loop Nebula.
13. Boomerang Nebula (Butterfly Galaxy).
14. Hourglass Nebula.










Tidak ada komentar:
Posting Komentar